Home » Berita » Rusmin Lawin Promosikan Potensi Sumut di Hong Kong
Rusmin Lawin Promosikan Potensi Sumut di Hong Kong

Rusmin Lawin Promosikan Potensi Sumut di Hong Kong

PRIME NEWS-MEDAN.Ketua Indonesia Hong Kong Business Association (IDHKBA) Regional Sumatra Utara Rusmin Lawin mempromosikan potensi investasi Sumatra Utara di Belt and Road Summit 2017 Summit yang digelar pada tanggal 11 September 2017  di Hong Kong Convention and Exhibiton Center , Wanchai , Hong Kong.

Ajang investasi tahunan bergengsi yang diselenggarakan oleh Hong Kong Trade and Trade Council (HKTDC) ini  diikuti oleh sekitar 2400 pejabat pemerintah dan pemimpin dunia usaha dari 48 negara serta menampilkan 40 pembicara internasional di antaranya Keith Griffiths Founder and Chairman, Aedas, Mr Liu Qitao Chairman China Communications Construction Company Ltd, Prof Frederick Ma Si-hang, GBS, JP Chairman MTR Corporation Limited, Mr Meng Fengchao Chairman of the Board of Directors,\ China Railway Construction Corporation Limited, Mr ChairulTanjung Chairman CT Corp , Jaime Augusto Zobel de Ayala Chairman and Chief Executive Officer Ayala Corporation dan dibuka oleh The Hon Mrs Carrie Lam Cheng Yuet-ngor, GBM, GBS The Chief Executive, Hong Kong Special Administrative Region.

Ada 2 sessi utama yaitu Investing in Belt and Road: Dialogue with Policymakers dan Partnerships with ASEAN: Growth through Infrastructure yang akan diisi oleh pera pejabat pengambil kebijakan dari berbagai belahan dunia.

Summit ini juga  dirangkai dengan sessi business matching dan pameran produk unggulan dan jasa dari berbagai korporasi dunia dan didukung oleh 160 organisasi dunia terkait serta didukung oleh 270 media cetak dan 1300 media online.

Ini adalah kesempatan emas bagi Sumatra Utara untuk mempromosikan proyek investasi senilai 22 miliar dollar dalam berbagai bidang strategis seperti Pelabuhan Kuala api Tanjung, Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei ,  Kawasan Wisata Terpadu Danau Toba, Jalur Rel Kereta api Trans Sumatra , Bandara dan jalan tol.

Dan beruntungnya Sumatra Utara yang berpotensi bisa menyerap investasi terbesar yakni 22 miliar dollar dari keseluruhan total nilai investasi USD 30 an miliar tersebut, ungkap Rusmin Lawin yang juga Wakil Ketua Umum DPP REI bidang hubungan luar negeri dan Sekretaris Jenderal FIABCI( Federasi Real Estate Dunia) Regional Asia Pacific ini.

Rusmin menjelaskan bahwa dalam pertemuan sebelumnya di  KTT  Beijing,  Presiden Joko Widodo menawarkan kepada Presiden China Xi Jinping sejumlah proyek investasi infrastruktur yang difokuskan di tiga wilayah yakni Sumatera Utara, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Utara.

Saat ini pemerintah tengah fokus mengembangkan proyek infrastruktur di luar Jawa, sehingga pada akhirnya membuat pertumbuhan ekonomi di Indonesia tidak bertumpu di Jawa.

Mainstream nya adalah agar ada keseimbangan pertumbuhan ekonomi antara Jawa dengan luar Jawa. Hal ini membutuhkan investasi yang sangat besar. Apabila investasi yang sekarang tidak mencukupi maka kita akan upayakan mencari sumber yang baru. Karena itu kita dorong ada investasi China yang masuk di luar Jawa, terutama di daerah yang relevan dengan Belt and Road,” tegasnya.

Dari hasil paparan kami cukup banyak investor yang berminat berkunjung dan menjajaki potensi Sumatra Utara, kami akan terus mendorong realisasi proyek proyek strategis ini agar Sumatra Utara bangkit bersaing dengan daerah lain

Leave a Reply