Home » Berita » Penertiban Papan Reklame Jangan Sampai Tebang Pilih
Penertiban Papan Reklame Jangan Sampai Tebang Pilih
Penempatan papan reklame di kota Medan perlu ditata ulang agar terlihat indah dan tidak mengganggu taman kota

Penertiban Papan Reklame Jangan Sampai Tebang Pilih

Penempatan papan reklame di kota Medan perlu ditata ulang agar terlihat indah dan tidak mengganggu taman kota

Penempatan papan reklame di kota Medan perlu ditata ulang agar terlihat indah dan tidak mengganggu taman kota

PRIME NEWS-MEDAN. Penertiban papan reklame di beberapa titik yang dinyatakan harus bebas dari papan reklame sudah dilakukan oleh Pemko Medan sejak beberapa hari lalu. Banyak kalangan yang menaruh kekhawatiran kalau penertiban papan reklame ini akan tebang pilih atau setengah hati.

Menanggapi hal ini, Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi memastikan upaya penertiban dan pembongkaran terhadap seluruh papan reklame yang berdiri di 13 ruas jalan sebagai zona larangan reklame dilakukan tidak tebang pilih.

“Kita laksanakan rekomenasi DPRD Medan sebagai refresentasi rakyat, tak ada tebang pilih. Jadi, tak ada istilah tebang pilih saat bongkar di lapangan,” ujar Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi di kantornya.

Pantauan di lapangan, pembongkaran papan reklame bermasalah masih terus dilakukan. Hingga Kamis (21/4) dini hari, dua papan reklame jenis billboard di Jalan Sudirman Medan, persis depan Gereja HKBP milik ACC Advertising dan Jalan Imam Bonjol, persis dekat Taman SPBU milik Prima Kencana Advertising, dibongkar. Pembongkaran ini dilakukan karena kedua papan reklame tersebut terbukti tidak memiliki izin.

Tim Terpadu Penertiban, Penindakan dan Pembongkaran Papan Reklame telah merubuhkan dua papan reklame jenis bando di Jalan Diponegoro simpang Jalan KH Zainul Arifin dan jenis baliho di Jalan Kejaksaan simpang Jalan Candi Mendut.

Di waktu bersamaan, pemilik papan reklame membongkar sendiri papan reklamenya yang didirikan di Jalan Suprapto simpang Jalan Melur. Dengan demikian selama dua malam pembongkaran dilakukan, sudah 7 papan reklame yang berhasil dibongkar.

Untuk mendukung kelancaran pembongkaran, tim terpadu menutup akses masuk Jalan Imam Bonjol sekitarnya. Selanjutnya arus lalu lintas diarahkan ke Jalan Suprapto untuk menghindari material papan reklame yang dibongkar mengenai kendaraan yang melintas.

Kabid Pengendalian dan Pemanfaatan Ruang Dinas TRTB, Indra Siregar, kedua papan reklame milik ACC Advertising dan Prima Kencana Advertising dibongkar karena tidak memiliki izin. Jika pun memiliki izin, dipastikan izin yang dikeluarkan oleh Dinas Pertamanan ketika masih menangani papan reklame dipastikan sudah mati.

“Seluruh papan reklame yang tidak ada izin di 13 ruas jalan bebas reklame akan kita bersihkan seluruhnya, setelah itu menyusul papan reklame bermasalah,” tandas Indra.

Pantauan di lokasi jalan yang dulunya dipasang papan reklame, ternyata lebih indah dipandang mata tanpa papan reklame. Seperti di Jalan Diponegoro, setelah papan reklame ditertibkan rerimbunan pohon terlihat dengan jelas dan tidak terganggu oleh papan reklame yang dipasang berlapis-lapis. Kita tunggu gebrakan Pemko Medan dalam menertibkan papan reklame yang menyalahi ijin dan berada di titik larangan papan reklame. rel/jpp

Leave a Reply