Home » Berita » Lebih Dekat dengan Penulis Cilik Jesslyn Wijaya
Lebih Dekat dengan Penulis Cilik Jesslyn Wijaya
Jesslyn Wijaya

Lebih Dekat dengan Penulis Cilik Jesslyn Wijaya

Jesslyn Wijaya

Jesslyn Wijaya

Prime-news.co-Memiliki prestasi sebagai penulis cilik adalah kebanggaan tersendiri bagi orangtua, apalagi dibarengi dengan prestasi di kelas. Itulah yang dirasakan pasangan Hasyim, SE dan Lindawati terhadap anaknya Jesslyn Wijaya saat mendampingi anaknya menerima raport di SMP PrimeOne School Medan.

Hobinya menulis buku tidak lantas membuat minat belajarnya berkurang. Buku terbitan pertamanya berjudul “Dream Catcher” saat ini sudah beredar di toko buku. Saat ditanya kepada Jesslyn sejak kapan mulai menyukai dunia tulis menulis, ternyata ia sudah suka menulis sejak masih kecil. Di keluarga mereka tidak ada yang berlatar belakang penulis, jurnalis atau yang berminat di bidang seni.

“Saya belajar sendiri dan saya hanya merasa menikmati menulis apa saja. Saya juga suka membaca dan saya mendapatkan ide dari buku-buku yang saya baca,” kata Jesslyn.

Jesslyn ternyata memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensinya di bidang tulis menulis secara otodidak. Ditengah kesibukannya belajar di sekolah sejak Senin sampai Jumat, ternyata Jesslyn memanfaatkan waktu untuk menulis kapanpun dan di manapun, bahkan di saat jam istirahat sekolah ia gunakan untuk menulis, karena menulis merupakan hal yang menyenangkan buat Jesslyn.

Buku “Dream Catcher” yang ditulisnya bercerita tentang tentang seorang anak kecil yang mempunyai impian-impian yang ingin diraihnya. Buku ini bisa menginspirasi pembaca agar selalu melakukan yang terbaik dalam hidupnya.

“Sebenarnya saya juga sudah menghasilkan beberapa tulisan sebelumnya tapi inilah yang pertama kali diterbitkan jadi buku. Saya butuh waktu 6 bulan untuk menyelesaikan buku ini. Ke depan, saya ingin menjadi seorang penulis yang profesional. Saya ingin menyampaikan pesan kepada para pembaca buku saya nanti bahwa membaca itu menyenangkan namun menulis jauh lebih menyenangkan dan menantang,” tandasnya.

Menurut orangtuanya, Hasyim yang juga anggota DPRD Kota Medan, bakat putrinya yang cenderung menggeluti dunia tulis menulis mulai terlihat sejak kecil, selain pernah meraih juara II lomba menulis, beberapa tulisan fiksinya juga sudah diteritkan di surat kabar.

“Di keluarga kami tidak ada yang berlatar belakang jurnalis atau penulis. Mungkin, karena ketekunan anak kami membaca dan berani mencoba untuk menulis membuatnya semakin bersemangat dan yakin dengan potensinya,” kata Hasyim.

Pendiri PrimeOne School Amrin Susilo Halim didampingi Direktur Akademik Fauziah Khairani Lubis, sangat bangga dengan prestasi Jesslyn Wijaya. Tidak hanya berprestasi sebagai penulis cilik, Jesslyn juga berhasil menjadi yang terbaik di kelasnya. Secara khusus, PrimeOne School memberikan apresiasi kepada siswa-siswi POS Medan yang memiliki prestasi tidak hanya dikelas tapi juga di luar sekolah.

“Penghargaan kepada siswa-siswi kita yang berprestasi akan diberangkatkan ke luar negeri untuk melihat secara langsung seperti apa kehidupan masyarakatnya, pendidikannya dan beberapa kawasan wisata di luar negeri,” tandasnya. swatt-online

Leave a Reply