Home » Berita » Ini Nama Korban Helikopter TNI AD yang Jatuh di Sleman
Ini Nama Korban Helikopter TNI AD yang Jatuh di Sleman
Ilustrasi Helikopter Jenis Bell 2015 (www.flugzeuginfo.net)

Ini Nama Korban Helikopter TNI AD yang Jatuh di Sleman

Ilustrasi Helikopter Jenis Bell 2015 (www.flugzeuginfo.net)

Ilustrasi Helikopter Jenis Bell 2015 (www.flugzeuginfo.net)

PRIME NEWS-Sebuah Helikopter milik TNI AD jatuh menimpa rumah di Dusun Kowang, Tamanmartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat  (8/7/2016) sekitar pukul 15.25 WIB.

Dilansir dari berbagai sumber, Jumat (8/7) bahwa helikopter TNI AD jenis Bell 205 yang jatuh di Kalasan, Sleman, DIY, menyebabkan tiga korban tewas. Ketiganya meninggal dunia di lokasi kejadian dan dipastikan merupakan kru helikopter.

Heli jenis Bell 205/HA-5073 yang memuat enam kru dan penumpang itu terbang untuk kepentingan pengamanan menjelang kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Helikopter dalam rangka patroli keamanan menjelang kunjungan Presiden Joko Widodo,” kata Komandan Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Marsekal Pertama Imran Baidirus di lokasi kejadian, Jumat (8/7/2016).

Enam korban dalam musibah jatuhnya helikopter TNI AD di Dusun Kowang, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah DIY yakni korban meninggal dunia tiga orang dan korban luka tiga orang. Korban luka-luka telah dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara Polda Yogyakarta.

Pilot Helikopter Kapten Cpn Titus Benediktus Sinaga (Pnb I) mengalami luka dan dirujuk ke RS Bhayangkara, Kalasan, Co Pilot Letda Cpn Angga Juang meninggal dunia dibawa ke RS Bhayangkara.

Kemudian Serka Rohmad (TI) mengalami luka di rawat di RS Bhayangkara, kemudian Serda Sirait meninggal dunia dibawa ke RS Bhayangkara.
Selanjutnya Kopda Sukoco, mekanik mengalami luka dirawat di RS bayangkara dan seorang perempuan Fransisca meninggal dunia. Sedangkan dari pihak pemilik rumah, dilaporkan tak ada yang menjadi korban.

Helikopter tersebut merupakan jenis Bell 205 yang berasal dari Skadron 11/Serbu. Kecelakaan ini terjadi sehari sebelum kedatangan Presiden Jokowi yang dijadwalkan akan datang Sabtu 9 Juli 2016 besok

Menurut Lina (30) saksi mata yang juga turut melakukan evakuasi korban mengatakan, korban meninggal pertempuan mengalami luka di kepala dan kaki kanan patah.

“Sedangkan yang lain mayoritas mengalami luka di kepala karena terjepit. Semntara korban luka lainnya mayoritas mengalami luka di kepala dan dada serta lengan,” kata Lina seperti dilansir dari Antara News.

Ia menyebutkan, bahwa korban dalam kejadian tersebut ada enam orang, tiga orang meninggal di lokasi.

“Saya sempat membantu menolong lima orang, dua orang meninggal. Tetapi tenyata masih ada satu orang lagi korban yang ada di bawah helikopter,” kata wanita yang bekerja sebagai perawat di RSUP Suraji Tirtonegoro ini. jpp/pn

Leave a Reply